Showing posts with label sarapan sehat. Show all posts
Showing posts with label sarapan sehat. Show all posts

Friday, 17 January 2014

Sarapan Sehat: Menikmati Oatmeal (2)


Rasa oatmeal yang hambar dan (mungkin) eneg seringkali menghentikan orang untuk mengkonsumsi makanan sehat ini secara rutin. Beberapa orang bahkan menyebutkan rasanya seperti dedak (makanan ternak).

Untuk mengurangi rasa eneg tersebut, oatmeal bisa dikonsumsi dengan makanan lain seperti apel, madu, susu, almond, dll. Sebelumnya saya pernah tulis campuran oatmeal ini di sini.

Berikut adalah salah satu campuran yang biasa saya tambahkan pada oatmeal saat saya sarapan. Resep ini mungkin tidak cocok bagi Anda yang sedang mengkonsumsi oatmeal untuk menurunkan berat badan karena saya menambahkan bahan yang bagi kebanyakan orang dianggap “berlemak”. Saya juga tidak pernah menghitung atau mencari tahu apakah hitungan nutrisinya telah sesuai :) Resep ini mungkin bisa menjadi alternatif untuk menikmati oatmeal agar lebih nyaman di perut.


Baked Oatmeal with Nutella-Banana
Bahan:
5 sendok makan oatmeal (Quaker Oats Mearh)
1 sendok makan energen
½ sendok makan nutella (Nutrition Facts here. Related article here)
½ potong pisang
Air putih secukupnya

Cara Membuat:
1. Campur semua bahan dan aduk hingga tercampur rata
2. Panaskan di microwave selama 1 menit. Jangan memanaskan terlalu lama karena oatmeal akan menjadi terlalu lembek (dan semakin eneg).
3. Oatmeal siap disajikan

Energen dan nutella bisa disubstitusi dengan bahan yang Anda yakini lebih sehat. The point is, oatmeal yang dimasak menurut saya lebih enak daripada yang hanya diseduh dengan air panas. Bon apettite :)

Picture from my Instagram: @sasmitadini

Monday, 8 April 2013

Sarapan Sehat: Menikmati Oatmeal


Bagi yang tidak terbiasa, makan oatmeal bisa menjadi momen yang menyiksa. Jangankan menelan, saat oatmeal masuk ke mulut, eneg sudah menyerang perut. Ini saya rasakan juga saat awal-awal mengkonsumsi oatmeal. Tiap kali mau makan oatmeal selalu menghela nafas lalu ingin muntah.

Beruntungnya, kawan-kawan di kantor juga sedang dalam proses membiasakan diri mengkonsumsi oatmeal. Jadi kami bisa saling berbagi tips untuk bisa menikmati oatmeal tanpa merasa eneg. Berikut adalah beberapa campuran yang biasa ditambahkan ke oatmeal oleh teman-teman saya.

Sebagian dari tambahan ini dilakukan bukan beradasar pada data valid atau penelitian. Pilihan campuran merupakan ide dan kreativitas kamu untuk tetap kuat makan oatmeal. Hehehe.
  • Energen
Biasanya saya mencampurkan satu bungkus energen dengan sekitar 5 sendok makan oatmeal. Jika dirasa masih belum bisa mengenyangkan, bisa ditambah beberapa sendok oatmeal lagi. Setelahnya, tinggal ditambahkan air panas dan diaduk. Setelah tercampur rata, oatmeal siap disantap. Oatmeal yang dicampur dengan energen ini rasanya lebih gurih dan manis.

  • Tumis Jamur
Tumisan jamur yang ditambahkan pada adonan oatmeal (oatmeal plus air panas) dapat menimbulkan (sedikit) rasa gurih. Tidak banya memang, karena jamur sendiri cenderung tawar.

  • Apel
Cara menambahkan apel dalam oatmeal pernah saya tulis dalam postingan sarapan sehat: apple 'baked' oatmeal in a mug. Apel menjadi pilihan favorit yang banyak direkomendasikan oleh website makanan untuk dikonsumsi dengan oatmeal.

  • Madu
Madu biasanya dijadikan sebagai pengganti gula. Dengan menambahkan madu, oatmeal menjadi lebih manis dan edible. Selain itu, madu yang naturally memiliki banyak nutrisi akan membuat oatmeal makin terasa 'sehat'.

  • Susu Coklat (Milo)
Saya tidak terlalu suka mencampurkan Milo pada oatmeal. Bukannya, berkurang eneg-nya, oatmeal justru menjadi agak pahit. Tapi, beberapa kawan saya suka mencampurkan susu jenis ini pada oatmeal. Menurut mereka, Milo membuat rasa tawar oatmeal berkurang.

  • Biskuit coklat
Jika Anda mengkonsumsi oatmeal dalam rangka diet menunrunkan berat badan, campuran yang satu ini sepertinya perlu dihindari. Saya mencampurkan biskuti coo\klat pada oatmeal murni karena saya ingin membuatnya lebih senak, bukan untuk menurunkan berat badan. Hehehe, jadi sah sah saja kan makan oatmeal dengan coklat!

Picture from: Hipmamaplace

Tuesday, 26 March 2013

Sarapan Sehat: Waffle


Selain oatmeal yang sudah dibahas di posting sebelumnya, waffle juga bisa menjadi pilihan menu sarapan sehat dan bernutrisi. Waffle biasanya dibuat dari gandum, susu, gula, butter, telur, dan baking powder. Makanan ini dimasak dengan cetakan khas waffle bisa disajikan dengan berbagai macam topping.

Untuk mendapatkan nutrisi yang optimal, waffle dapat dikonsumsi dengan buah-buahan sebagai topping. Selain itu, resep-resep di situs kesehatan cendurung memilih gandum utuh untuk membuat waffle yang sehat. Telur yang digunakan juga sebaiknya hanya bagian putihnya saja. Dengan demikian nilai lemak, kolesterol dan kalorinya dapat berkurang.

Sebagai gambaran, waffle ukuran 6 inci mengandung rata-rata 220 kalori (Fit Day). Nilai ini akan bertambah jika topping yang dipilih bersifat manis, seperti sirup, butter, whiped cream, atau gula bubuk. Agar tidak berlebihan, gunakan buah saja sebagai topping. Pastikan buah yang digunakan adalah buah segar dan bukan buah olahan atau sirup buah. Jika menginginkan selai atau jelly, gunakanlah yang memiliki kandungan gula rendah atau justru yang bebas gula.

Have a healthy breakfast!